penyebab tumor payudara

Mengenal 6 Jenis Tumor Payudara dan Faktor Penyebabnya

Benjolan yang ada di sekitar payudara ternyata bisa menjadi gejala dari penyakit tumor payudara. Masalah kesehatan yang tidak bisa dikatakan sebagai kondisi yang dianggap sepele, karena banyak diantaranya orang-orang yang meninggal dunia disebabkan oleh penyakit ini, apalagi jika seandainya sudah berkembang menjadi kondisi kesehatan yang lebih serius seperti diantaranya adalah kanker. Resikonya tentu akan bertambah tinggi. Bahkan sebenarnya jika dilihat penyakit yang satu ini tidak hanya terjadi pada wanita saja, ada pula beberapa pria yang mengalaminya.

Tumor ini sendiri pada dasarnya adalah sebuah benjolan yang ada pada jaringan tertentu, bisa ada dimana-mana, tidak hanya pada bagian payudara saja. Ada yang sifatnya jinak sehingga bisa dilakukan pengangkatan secara mudah. Namun jika dibiarkan terlalu lama hal ini bisa berkembang menjadi lebih serius menjadi tumor ganas atau yang dikenal juga sebagai kanker dan nantinya akan menginvasi organ-organ yang ada di sekitarnya. Masalah tumor maupun kanker ini sendiri sebenarnya terjadi akibat mutasi sel, sifatnya yang normal berubah menjadi tidak normal.

Mengenal ragam jenis dari tumor payudara dan faktor penyebabnya, yaitu:

  1. Fibroadenoma mamae, ini adalah jenis yang non kanker yang umumnya memang paling sering menjangkiti wanita mulai dari usia 15 hingga 35 tahun. Cirinya adalah benjolan yang kenyal, keras, halus, kencang hingga berbatas atau tegas. Biasanya benjolan ini dapat digerakkan, namun tidak terasa nyeri ketika dipegang dan juga ukurannya juga bisa bervariasi, ada yang kecil dan juga besar. Faktor penyebabnya sendiri adalah karena tubuh membentuk jaringan kelenjar susu secara berlebih, ada yang bisa hilang secara perlahan, namun juga ada yang membesar sehingga harus dilakukan operasi untuk mengangkatnya.
  2. Kista payudara, kista tidak hanya bisa terjadi pada rahim saja, melainkan juga beresiko terjadi pada bagian payudara. Ini adalah sebuah banjolan atau kantung yang isinya adalah air, ia tidak bersifat kanker alias jinak, biasanya dapat tumbuh sendiri maupun secara berkelompok seperti anggur dan terasa keras. Bisa menyerang wanita di segala usia, namun kebanyakan adalah mereka yang sudah memasuki usia menopouse.
  3. Payudara fibrokistik, perubahan pada payudara yang menjadi jaringan fibrokistik ini sebenarnya normal terjadi pada wanita umumnya adalah usia 20 hingga 50 tahun. Kebanyakan diantaranya terjadi karena faktor hormonal, seperti diantaranya adalah perubahan pada hormon esterogen. Umumnya tidak ada gejala, hanya saja pada beberapa wanita juga akan muncul gejala layaknya tumor, sehingga harus segera dilakukan pengobatan secara lanjut.
  4. Nekrosis lemak, ini adalah tumor jinak yang terjadi pada payudara, disebabkan oleh rusaknya jaringan lemak yang ada di payudara, biasanya disebabkan karena cedera atau yang lainnya, beresiko tinggi terjadi pada mereka yang memiliki ukuran payudara besar dibandingkan dengan wanita yang payudaranya kecil.
  5. Papiloma intraduktal, ini adalah tumor yang sifatnya jinak dan berasal dari tumor kecil pada bagian saluran susu. Jenis tersebut pada umumnya tumbuh di sekitar puting, namun tidak bersifat kanker.
  6. Kanker payudara, kondisi yang juga dikenal sebagai tumor ganas dan patut untuk diwaspadai, karena sel-sel kanker tersebut nantinya dapat menyerang sel-sel atau area yang ada di sekitarnya, resikonya juga sangat besar bahkan bisa menyebabkan kematian.

Waspadai tumor payudara ini, jika sudah mulai dirasakan gejalanya, akan jauh lebih baik segera melakukan pemeriksaan ke dokter.